Manajemen Malut United Beri Izin GKR jadi Venue Shalat Ied 1446 Hijriah

"Kalo kepentingan lain seperti politik atau konser dll, tidak akan kami ijinkan. Tapi ini ritual yang dirayakan umat muslim di seluruh dunia setahun sekali. Ritual yang mempertemukan semua orang untuk beribadah dan saling memaafkan"

HALMAHERAPRESS,TERNATE–Merespons surat dari Panitia Hari-Hari Besar Islam (PHBI) Ternate ke manajemen Malut United terkait permintaan ijin untuk menggunakan stadion Gelora Kie Raha sebagai tempat pelaksanaan shalat Idul Fitri 1446 Hijriah.

Pihak Malut United telah melakukan rapat koordinasi dengan PHBI untuk membicarakan masalah ini. Rapat berlangsung Sabtu 15 Maret di Kantor Kementerian Agama Kota Ternate.

“Secara lisan, Ketua PHBI juga telah bertemu langsung dengan owner dan menyampaikan hal yang sama. Owner meminta saya untuk membicarakan yang teknis karena ini berkaitan dengan kondisi rumput stadion yang terus dirawat” jelas Asghar Saleh, perwakilan Manajemen Malut United.

Prinsipnya owner memberikan persetujuan karena ini berkaitan dengan pelayanan ibadah. Malut United sejak awal memang tak hanya bergerak di sepakbola. Tim ini lebih mengutamakan misi sosial dan kemanusiaan yang membahagiakan banyak orang. Membangun Maluku Utara lewat sepakbola dan jadi kebanggaan bersama.

“Kalo kepentingan lain seperti politik atau konser dll, tidak akan kami ijinkan. Tapi ini ritual yang dirayakan umat muslim di seluruh dunia setahun sekali. Ritual yang mempertemukan semua orang untuk beribadah dan saling memaafkan” tambah Asghar.

Atas perintah owner, manajemen melakukan koordinasi tekhnis dengan pihak konsultan rumput yang bertanggungjawab terhadap lapangan Gelora Kie Raha. Menurut konsultan, ibadah shalat Ied dengan durasi yang tak lebih dari 3 jam tidak akan merusak rumput. Tapi ada beberapa ketentuan yang harus dipatuhi agar kualitas rumput di Gelora Kie Raha tidak terganggu.

“Inilah yang kami sampaikan ke PHBI. Misalnya jamaah shalat Ied tidak boleh membawa koran untuk dijadikan alas karena tintanya berpotensi merusak rumput. Bawa parfum, rokok dan permen karet. Hanya tiga pintu yang kami buka, di selatan dan bagian timur. Ada steward juga yang berjaga di tiap pintu masuk” jelas Asghar.

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *