PWI Maluku Utara Kirim Dua Pengurus Ikut Retreat PWI – Kemenhan RI

Jakarta265 Dilihat

TERNATE,HP—Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Maluku Utara kirim dua orang pengurus untuk mengikuti kegiatan Retret Orientasi Kebangsaan PWI bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Republik Indonesia (RI) yang digelar di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara Kementerian Pertahanan di Bogor Jawa Barat, sejak tanggal 29 Januari sampai tanggal 01 Februari 2026.

Dua pengurus PWI Malut yang diberangkatkan masing-masing Asri Fabanyo, Ketua PWI Malut dan Samsir Hamajen Sekretaris PWI Malut.

Ketua PWI Malut, Asri Fabanyo menjelaskan bahwa penunjukan tersebut merujuk pada surat resmi PWI Pusat yang memberikan dua kota untuk  pengurus provinsi untuk mengikuti kegiatan nasional tersebut.

“Setelah dilakukan asesmen serta pemeriksaan kesehatan, kedua pengurus PWI Malut dinyatakan layak dan diberikan rekomendasi untuk mewakili PWI Malut,” ujar Asri Fabanyo, Rabu (28/01/2026).

Asri berharap, keikutsertaan dua pengurus provinsi tersebut dapat membawa citra positif dan nama baik PWI Malut dalam forum nasional yang melibatkan unsur pertahanan dan kebangsaan.

“Kami berharap mereka dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan membawa nilai-nilai kebangsaan serta profesionalisme wartawan daerah di tingkat nasional,” tambahnya.

Sementara itu, berdasarkan hasil koordinasi dengan Kolonel Arief Nursaid selaku Person In Charge (PIC) Retret PWI–Kemenhan, pembagian Kaporlap (kelengkapan perorangan lapangan) bagi peserta Retret Orientasi Kebangsaan PWI–Kemenhan akan dilaksanakan pada Rabu, 28 Januari 2026 Pukul 16.00 WIB, bertempat di Kantor PWI Pusat, Jakarta.

Adapun perlengkapan utama yang dibagikan meliputi PDL Komcad, kaos dalam, sepatu laras, dan topi, yang wajib langsung dikenakan oleh peserta untuk selanjutnya diberangkatkan menuju lokasi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara Kementerian Pertahanan di Bogor Jawa Barat.

Retret yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung di Akmil Magelang tersebut dipindahkan ke Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara Kementerian Pertahanan di Bogor, dengan mempertimbangkan berbagai aspek teknis dan kesiapan kegiatan.

Dalam surat pemberitahuan resmi yang ditandatangani Johnny Hardjojo, Ketua Departemen Hankam, TNI dan Polri PWI Pusat, ditegaskan bahwa pengambilan perlengkapan retret wajib disertai surat keterangan kesehatan yang sah. Selain itu, peserta yang telah mengambil perlengkapan namun berhalangan mengikuti kegiatan diwajibkan mengembalikan seluruh perlengkapan, dengan sanksi tegas bagi yang tidak mematuhi ketentuan tersebut.

Kegiatan Retret Orientasi Kebangsaan ini merupakan bagian dari upaya penguatan wawasan kebangsaan, disiplin, serta sinergi antara insan pers dan institusi pertahanan negara.(red)

banner 970x250 banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *