TOBELO,HP– Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Halmahera Utara Tahun 2026 di Hotel Bryken, Desa Wosia, Kecamatan Tobelo Tengah, Minggu (/8/2026). Malam
Sebanyak 60 calon anggota Paskibraka yang berasal dari 15 Sekolah Menengah Atas (SMA) di Halmahera Utara mengikuti pendidikan dan pelatihan sebagai persiapan menjalankan tugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.
Bupati mengatakan Dalam pelatihan tersebut, para peserta dibina membentuk kedisiplinan, mental yang tangguh, jiwa kepemimpinan, karakter, rasa tanggung jawab, serta menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air.
Selain mendapatkan materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan Tata Upacara Bendera (TUB), para calon Paskibraka juga dibekali wawasan kebangsaan, bahaya penyalahgunaan narkoba, kerja sama tim, pencegahan kekerasan, hingga pemahaman mengenai bahaya radikalisme.
Bupati menekankan Dalam Paskibraka bukan hanya bertugas mengibarkan bendera, tetapi sebagai program kaderisasi calon pemimpin bangsa berkarakter Pancasila demi masa depan bangsa
“Paskibraka diharapkan mampu membangun jiwa kebangsaan dan menjadi pilar kekuatan utama bangsa dalam menciptakan sikap cinta tanah air ,berkarakter Pancasila.”Ucapannya
Selain itu, Halut berhasil meloloskan 3 siswa terbaik ke Paskibraka Provinsi Malut 2026 yang kini diklat di Sofifi. Mereka berasal dari SMAN 1 Halut, SMAN 6 Halut, dan SMA Kristen Tobelo.
Diklat tahun ini tidak melibatkan PPI karena adanya dualisme kepengurusan di Halut. Ia meminta penambahan pelatih dari unsur TNI-Polri termasuk Polwan untuk mendampingi peserta.
Bupati juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti rangkaian pendidikan dengan disiplin, menaati instruktur dan panitia, serta menjadikan pelatihan ini sebagai bekal membangun karakter kepemimpinan di masa depan demi mengharumkan nama baik daerah.(red)






