Tim FPM Galela-Loloda Gelar Sosialisasi dengan Masyarakat Loloda Timur

Kerja-kerja tim harus lebih serius untuk memperjuangkan Galela-Loloda jadi DOB sampai ke level tingkat pusat dalam hal ini adalah ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)

Halmahera Utara308 Dilihat

TOBELO,HalmaheraPres—Forum Perjuangan Masyarakat (FPM) dan Panitia Pelaksanaan Penyerahan Dokumen Pemekaran Galela-Loloda menjadi Daerah Otonom Baru (DOB) mengelar sosialisasi dengan masyarakat Desa Supu Kecamatan Loloda Timur Kabupaten Halmahera Utara Provinsi Maluku Utara, Selasa (1/7/2025)

Kegiatan tersebut melibatkan semua unsur baik itu, Camat Loloda Timur (Lotim) Babinsa Galela-Loloda (Galda), Camat Loloda Utara, Pemerintah Desa Supu, Badan Permusayratan Desa BPD, Tokoh Agama Tokoh Pemuda dan Tokoh Masyarakat, Adat, dan Tokoh Perempuan.

Wakil Ketua I Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Galela-Loloda Haris Anu, mengatakan tujuan dari agenda ini mensosialisasikan persiapan penyerahan dokumen Galela-Loloda kepada tim Panitia Khusus (Pansus) untuk ditindaklanjuti ke Pemda Halmahera utara.

“Ini dilakukan agar secepatnya dibentuk tim kerja pemerintah daerah sehingga urusan percepatan pembentukan pemekaran Calon Daerah Otonom Baru bisa dikonsultasikan secara berjenjang,”kata Haris.

Haris mengatakan, kerja-kerja tim harus lebih serius untuk memperjuangkan Galela-Loloda jadi DOB sampai ke level tingkat pusat dalam hal ini adalah ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Atas nama Tim FPM CDOB Galela-Loloda sangat yakin bahwa Pemda Halut lebih serius mendorong CDOB Galela-Loloda, karena kolaborasi Pemda dan Tim Pansus DOB sangat dibutuhkan,”harapannya.

Lanjut Haris, dengan adanya koloborasi Pemda Halut dan Tim Pansus Galela-Loloda, akan mempermudah kerja-kerja Pansus bekerja secara kelembagaan baik itu melalui jalur politik dan tim eksekutif juga bekerja dengan cara jalur koordinasi ke Kemendagri yakni Dirjen Otonomi Daerah (Otda).

“Jadi terkait dokumen CDOB Galela-Loloda ke Pansus dilaksanakan pada Rabu (9/672025) di Desa Soakonora Kecamatan, Galela Selatan, dengan melibatkan seluruh warga masyarakat Galela-Loloda.

Dia menambahkan, dalam agenda audensi ini diharahapkan kepada seluruh elemen strategis yg ada di Galela-Loloda agar kembali memperkuat persatuan dalam mendorong perjuangan ini yang telah purna dirintis sejak 20 tahun lalu.

“Jika memang masih ditemukan adanya perbedaan persepsi, dan kritikan adalah bagian dari dinamika perjuangan tidak berarti Tim FPM CDOB Galela-Loloda kehilangan daya kritis. Kritik selama konstruktif tidaklah haram dijalankan. Terlebih lagi, Tim FPM CDOB Galela-Loloda justru seharusnya menjadi saluran bagi kritik yang membangun,”imbunya.(red)

banner 970x250 banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *