APBD Morotai Untuk Lansia – Janda Akan Launching di HUT RI ke-80

OPINI149 Dilihat

Oleh : Zulham (Pemerhati Sosial)

TINGGAL  menghitung hari kita akan masuk pada hari besar bangsa Indonesia; yaitu Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80.

HUT  Kemerdekaan Indonesia yang ke-80 ini ada sebuah hadiah spesial yang dihadirkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pulau Morotai, yang saat ini di nahkodai Bpk. Drs Rusli Sibua M.Si, dengan menghadirkan APBD untuk masyarakat, terlebih khususnya kelompok masyarakat lanjut usia.

Bahkan tak hanya kelompok masyarakat lanjut usia yang akan bahagia, program ini pun menyasar pada masyarakat yang kategori janda maupun ibu hamil di Pulau Morotai.

Komitmen pemerintah daerah ini terlihat di berbagai media online yang mempublis program dua juta untuk bantuan janda dan lansia yang akan di launching pada tanggal 17 Agustus 2025.

Tentunya, program pemerintah daerah pulau morotai yang melekat pada tubuh APBD 2025 cukup membawa nuansa baru tersendiri dan bukan hanya sekedar memeriahkan hari ulang tahun Kemerdekaan Indonesia yang ke-80,

Tetapi, juga bagaimana menghadirkan kebahgiaan dan penghargaan terhadap perwujudan cita-cita Kemerdekaan yang sesungguhnya, akan keadilan sosial.

Karena berbicara lanjut usia tak terlepas dari panggung sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Ketika pada tanggal 29 Mei 1945 sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang dipimpin Dr. KRT Radjiman Widyodiningrat, yang saat itu tercatat sebagai sosok paling sepuh, mencetuskan gagasan pentingnya filosofis negara Indonesia; sehingga Pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Suharto mencanangkan tanggal 29 Mei sebagai Hari Lanjut Usia Nasional atau HLUN.

Selain itu, kelompok masyarakat lanjut usia juga mendapat perhatian tersendiri dalam perspektif islam, sebagai pesan terhadap seorang pemimpin dan generasi muda. Untuk memberi perhatian khusus terkait dengan masa lansia, baik kondisi fisik, kesehatan, dan kondisi psikis mereka. Karena Islam memperlakukan dengan baik para lansia ini agar mereka tetap dipandang sebagai manusia yang bermartabat.

Sebagaimana yang tersurat dalam QS. Al-Israa’ (17): 23 – 24). “Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Allah dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapakmu. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai usia lanjut dalam pemeliharaan, maka jangan sekali-sekali engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “uh” dan janganlah engkau membentak mereka dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang santun. Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah: Wahai Tuhanku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka telah menyayangi aku di waktu kecil.”

Harapannya, semoga landasan kasih dan sayang yang di wujudkan dalam bentuk program dapat tersalur dengan bijaksana bagi kelompok masyarakat lanjut usia tanpa tebang pilih. Amin.
Merdekaaa!.

 

banner 970x250 banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed