Pemkab Halut Kirim Tim Gabungan dan Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Loloda Utara

Halmahera Utara178 Dilihat

TOBELO, HP—Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara kirim tim gabungan dan bantuan logistik untuk korban bencana di Kecamatan Loloda Utara. Kegiatan pelepasan berlangsung di Pelabuhan Tobelo, Sabtu (10/1/2026).

Personel yang diberangkatkan terdiri dari unsur TNI/Polri, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Satuan Polisi Pamong Praja, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tim SAR, serta tim kesehatan. Peluncuran ini merupakan bentuk respon cepat pemerintah daerah dalam menangani dampak bencana yang masih berlangsung.

Turut hadir dalam acara pelepasan, Wakil Bupati Halmahera Utara Kasman Hi. Ahmad. Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf. David Sutrisno Sirait, Kapolres Halut AKBP Erlichson Pasaribu, Ketua DPRD Halut Cristina Lesnussa, Sekretaris Daerah Erasmus J. Papilaya, serta perwakilan OPD dan jajaran TNI/Polri.

Selain personel, pemda juga menyalurkan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Bantuan yang dikirimkan berupa air mineral, makanan siap saji, tempat tidur, serta kebutuhan penting lainnya selama masa tanggap darurat di wilayah Loloda Utara.

Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua dalam arahannya menyampaikan, hingga saat ini masih terdapat wilayah yang terisolir akibat bencana. Khususnya di Loloda Utara, salah satu desa dengan dampak terparah adalah Desa Doitia.

“Berdasarkan hasil penelusuran tim BPBD di lapangan, di Desa Doitia terdapat sekitar 213 Kepala Keluarga atau 875 jiwa yang seluruhnya sudah tidak dapat menempati rumah mereka karena tertimbun lumpur dan pasir. Kondisi ini tidak mungkin ditangani secara mandiri oleh masyarakat,” ungkap Piet.

Menurutnya, pengerahan personel gabungan dan bantuan logistik merupakan langkah kemanusiaan yang harus dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan bertanggung jawab. Fokus utama penugasan adalah perbaikan lingkungan permukiman warga agar masyarakat dapat segera kembali ke tempat tinggal masing-masing.

Penanganan bencana di Loloda Utara ditargetkan berlangsung selama satu minggu sejak hari pelepasan. Apabila pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat dari waktu yang ditentukan, personel akan ditarik kembali ke satuan masing-masing.

Selain itu, pemerintah daerah juga menurunkan tim kesehatan yang terdiri dari tiga orang dokter untuk menetap di lokasi bencana, guna memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak berjalan optimal.

Bupati Halmahera Utara juga menyampaikan apresiasi kepada Forkopimda, Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Badan SAR Ternate, serta seluruh pihak yang telah mendukung pengiriman personel dan logistik ke wilayah terdampak.

“Atas nama pemerintah daerah, saya bersama Wakil Bupati mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh personel. Laksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab, tetap mengutamakan keselamatan, serta hadirkan kembali semangat dan harapan bagi masyarakat Loloda Utara,” pungkasnya.(MY)

banner 970x250 banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *