TERNATE- Pemerintah Kota Ternate menyurat ke Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman meminta bantuan untuk pembangunan rumah dan fasilitas yang mengalami kerusakan, serta menyurat ke Menteri Keuangan agar mempercepat pencairan DBH Kurang Bayar yang diperuntukan untuk penanganan bencana Batang Dua.
Surat tertanggal 7 April 2026 yang diteken Wali Kota Ternate ditujukan ke Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Nomor 600.3/15/2026 tentang Usulan Penyediaan Rumah Khusus. Kemudian surat ke Menteri Keuangan Nomor 900.1/25/2026 tentang Permohonan Dukungan Anggaran Tanggap Darurat Bencana Alam tertanggal 6 April 2026 yang diteken Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman.
Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly mengatakan, surat ke Kemenkeu meminta DBH Kurang Bayar sebesar Rp66 miliar agar dipercepat, apalagi dengan adanya rasionalisasi mohon mendapat perhatian dari Pemerintah Pusat paling tidak daerah yang saat ini sedang terdampak gempa.
“Karena kami butuh itu sehingga surat di dua kementerian bisa direspon,” pintanya, Selasa (7/4/2026).
Kata Rizal, Wali Kota juga menyurat ke Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman agar melalui program RTLH bisa benahi bangunan di Batang Dua terdampak gempa magnitudo 7,6 SR.
“Kami hindari struktur beton yang sudah tidak kuat, sehingga surat hari ini (Kemarin,red) kami menyurat ke Kementerian Perumahan,” ujarnya.(red)






