TOBELO—Ketua SPPG Halmahera Utara E. J. papilaya mengatakan bahwa Halmahera Utara awal usulan ada lima dapur makan bergizi geratis (MBG) yang dirintis.
Namun banyak pertimbangan wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar. (3T) yang masuk atensi daya jangkau ketsmen area terhadap satu dapur 3 ribu Siwa yang di targentakan sesuai ketentuan yang berlaku
“Seusai jalanya perkembangan pusat sampai pada tingkat daerah kami juga saat ini masih memilih penyesuaian,” ucap Papilaya saat di wawancara awak media. Jumat (31/7/2026)
Menurutnya, beberapa titik dapur harus memiliki layanan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sudah di terapkan oleh badan gizi nasional (BGN)
“Untuk itu, Makan bergizi geratis (MBG) di masing-masing dapur Saat ini yang masuk wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) sebanyak kurang lebih 18 titik di Halmahera uatara belum beroperasi masih mengalami kajian mendalam sesuai regulasi yang sudah di tentukan,” katanya
Masih menunggu regulasi resmi Masing-masing dapur Setelah di evaluasi, dan Pemantauan di lapangan mereka lebih fokus kerja sesuai persyarat
“Semua layanan masih dalam tahapan progres apabila ada kendala di lapangan kami akan mencarikan solusi setiap dapur diminta secepat memenuhi persyaratan demi meningkatkan kelancaran pelayanan anak di berbagai macam sekolah lebih khusunya di Halmahera utara,” tutup papilaya.








