TOBELO,HP—Bupati Piet Hein Babua mengajak seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-81 Tahun 2026 sebagai bahan refleksi dan meningkatkan rasa syukur bersama-sama.
“Tidak semua orang terlibat langsung dalam perjuangan dan pengorbanan para pahlawan, generasi saat ini memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga, melanjutkan, dan mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan,”ujar Bupati Piet Hein Babua, di halaman Kantor Bupati Halmahera Utara, Selasa (18/08/2026).
Menurutnya, ASN adalah garda terdepan tak henti-henti memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi menjaga pilar pemersatu.
Bupati menekankan saat ini memasuki tahapan triwulan kedua pelaksanaan program dan kegiatan, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tetap fokus menyelesaikan tugas dan kewajiban, termasuk mempersiapkan data yang dibutuhkan untuk MCP KPK, perubahan APBD.
Dikatakannya, penyusunan APBD 2027, terkait perubahan APBD, di setiap OPD melakukan seleksi terhadap program dan kegiatan dengan mengutamakan kebutuhan yang benar-benar penting dan dapat dilaksanakan.
“Satukan langkah, jangan ada ego. Mari kita bangun Halmahera Utara secara bersama-sama,” tegasnya.
Bupati juga menambahkan pentingnya koordinasi dan konsultasi terus di tingkatkan dengan pemerintah pusat. Setiap pimpinan OPD diminta siapkan dengan data, dokumen dan perencanaan yang matang ketika melakukan konsultasi program ke pusat.
“Sepanjang tahun 2026, koordinasi OPD dengan pemerintah pusat telah memberikan hasil yang cukup besar sekitar 600 miliar lebih, dari berbagai program yang berhasil diperjuangkan untuk daerah. Ini artinya merupakan hasil konsultasi dan koordinasi Bupati dan Wakil Bupati ke pusat yang ditunjang oleh OPD,”ucapnya.
Lanjut Bupati, setiap peluang pembangunan harus didukung kesiapan daerah, terutama dari sisi dokumen dan ketersediaan lahan. Agar program kegiatan dari pusat dapat terlaksana di daerah ini.
Untuk hak-hak pegawai, termasuk PPPK, Bupati menegaskan bahwa kewajiban pemerintah daerah tetap harus diperhatikan dan diselesaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Menurut bupati seluruh ASN memahami kondisi fiskal daerah serta tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik.
“Pemimpin tidak boleh pesimis terhadap keadaan. Daerah dibangun di atas berbagai kekurangan dan keprihatinan, tetapi kita masih terus berjalan dan berjuang memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,”tuturnya.
Bupati juga mengingatkan seluruh ASN agar bijak menggunakan media sosial. ASN diminta tidak mudah terprovokasi, membangun opini yang dapat menimbulkan kegaduhan, maupun melakukan tindakan yang tidak mencerminkan etika sebagai aparatur pemerintah.
“Jadi jagan mudah terprovokasi apalagi membagun opini liar yang bisa menimbulkan hal-hal buruk, jagalah negri ini demi kesatuan bersama meningkatkan pelayanan kepada masyarakat demi menjaga wadah negri bumi Hibulamo,”tutupnya.(red)






