Pembentukan Pansus DOB Gagal, Konsorsium Ancam Boikot Kantor DPRD Halamahera Selatan

"Kami akan kepung dan boikot aktifitas di kantor DPRD Halsel, jika tak kunjung dibentuk pansus DOB"

LABUHA,HalmaheraPress-‐–Pemekaran wilayah di Kabupaten Halmahera Selatan Provinsi Maluku Utara terancam gagal. Sebab, rapat paripurnaa pengesahàn pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Daerah Otonomi Baru (DOB) oleh DPRD Kabupaten Halmahera Selatan gagal digelar, Rabu (18/6/2025).

Meski sebelumnya rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Halsel, Muslim Hi. Rakib, sempat diskorsing selama 1 jam dan dicabut kembali, tapi tetap saja tidak memenuhi kuorom karena hanya dihadiri 10 anggota DPRD dari jumlah 30 anggota DPRD , sementara sisanyaa 20 anggota DPRD memilih tidak hadir dengan alasan yang tidak jelas.

Hal ini memetik amarah sejumlah konsorsium DOB yang diundang DPRD Halsel untuk menghadiri rapat pembentukan Pansus DOB.

Ketua Konsorsium DOB Jaya Lamusu merasa ketidak hadiran sejumlah anggota DPRD Halsel bentuk penghianatan terhadap rakyat.

“Ada apa dengan wakil rakyat kita, DOB menjadi momok menakutkan bagi mereka (DPRD-red), sebab kami (konsorsium-red) diundang resmi, tapi tuan rumah malah tidak hadir, wakil rakyat yang tidak pro rakyat,”tegasnya bernada tinggi.

Lanjut Jaya Lamusu, alasan apa yang dipakai untuk tidak hadir dalam paripurna tersebut, pasalnya kata mantan DPRD Halsel ini, sebelumnya pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan DPRD Halsel dan disambut baik, belakang justru tidak memenuhi kuorum.

“Kami akan kepung dan boikot aktifitas di kantor DPRD Halsel, jika tak kunjung dibentuk pansus DOB,”ancamnya.

Lokasi yang sama, Wakil Ketua DPRD Halsel, Muslim Hi. Rakib ketika pimpin sidang tersebut mengatakan, sesuai dengan tata tertib (tatib) yang ada di DPRD bahwa rapat-rapat paripurna harus memenuhi aturan tatib, setelah diskors 1 jam peserta rapat tidak juga memenuhi kuorum, maka rapat tidak dapat dilanjutkaan.

“Rapat tidak bisa dilakukan karena tidak memenuhi kuorum,”ujar Muslim Hi Rakib.

Sekedar diketahui dari 30 anggota DPRD Halsel, hanya 10 anggota yang hadir, yakni Fraksi PKB, Muslim H Rakib, Safri Talib, Aziz H Zainal, fraksi PKS Humein Kiat, Fraksi NasDem Refaldi Abae, Yulianto Tiwouw, Fraksi Golkar Rustam Ode Nuru, Fraksi Perjuangan Demokrat Rustam Djalil, Kisman Abdullah, Masdar Mansur dan Aryadi Ibrahim.

Sementara 20 anggota DPRD lainnya memilih absen atau tidak hadir. (echa)

banner 970x250 banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *