Penanganan Banjir dan Longsor di Loloda Utara, Pemda Halut Fokus Distribusi dan Buka Akses Jalan

Halmahera Utara209 Dilihat

Tobelo,HP—Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, bergerak cepat menangani dampak banjir bandang yang menerjang tiga kecamatan di wilayah tersebut. Langkah awal difokuskan pada distribusi logistik sembako dan pembersihan akses jalan yang tertutup material longsor.

“Langkah awal yang kami lakukan adalah mendistribusikan logistik berupa sembako,”ujar Bupati Piet Hein Babua, Kamis (08/01/2026).

Kendala Akses di Loloda Utara

Meski bantuan telah disiapkan, Piet Babua mengakui distribusi ke wilayah Kecamatan Loloda Utara masih mengalami kendala serius. Akses jalan terputus akibat tertimbun longsor di beberapa titik.

“Untuk Loloda Utara, bantuan sudah kami siapkan. Kami sudah berkoordinasi dengan Gubernur Maluku Utara dan Lanal Ternate meminta bantuan armada kapal untuk mengirim bantuan ke lokasi terdampak banjir dan longsor,”bebernya.

Kondisi Pengungsi dan Posko Darurat

Terkait kondisi warga, Bupati menjelaskan sebagian besar masyarakat memilih mengungsi secara mandiri ke tempat yang lebih aman. Karena belum adanya pusat pengungsian yang terorganisir di satu titik.

Hingga saat ini, BPBD Halmahera Utara masih melakukan pendataan rumah-rumah rusak. Pemerintah belum dapat menaksir total kerugian materi karena proses validasi data masih berlangsung di lapangan.

“Saya mengimbau seluruh masyarakat Loloda Utara untuk tetap berhati-hati dan waspada menghadapi cuaca ekstrem ini agar kita semua terhindar dari bencana susulan,”pungkasnya.(red)

 

 

 

 

banner 970x250 banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *