TOBELO, HP– Pasca bencana banjir, di Desa Doitia, Kecamatan Loloda Utara Kabupaten Halmahera Utara Provinsi Maluku Utara, Tim Gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol-PP, Petugas BPBD, dan Masyarakat, masih terus melaksanakan kegiatan pembersihan material tanah pasir di rumah warga desa.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Danramil 1508-02/ Galela Lettu Inf Suharno, kepala BPBD Kabupaten Halmahera Utara, Hentje Hetharia, Kapolsek Loloda Utara, Andi Parto, Camat Loloda Utara Alpius Duko, dan Kepala Desa Doitia Nopel Kehe.
Selain mengangkat material tanah pasir, Tim Gabungan juga melakukan kegiatan pembersihan sumur-sumur warga Desa Doitia yang berada di dusun jububu serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga setempat oleh tenaga kesehatan (Nakes).
Kepala BPBD Halmahera Utara, Hentje Hetharia, mengatakan bahwa Tim Gabungan dari Satpol-PP dan PMI juga melakukan kegiatan Psychosocial Support program (PSP) atau layanan dukungan psikososial kepada anak-anak.
“Kondisi cuaca di Loloda utara terutama di desa Doitia masih tidak tetap dan berubah-ubah serta kondis laut masih bergelombang dan angin kencang. Meski begitu, pekerjaan pembersihan dan pengangkatan berjalan lancar,” katanya, Kamis (15/01/2026).
Menurutnya, warga mulai membersihkan rumah secara mandiri, namun pada malam hari masih tidur di tempat atau posko pengungsian.
“Stok sembako yang ada masih aman untuk kebutuhan personil bahkan sayur serta rempa-rempa dan juga Bahan bakar minyak (BBM) sperti minyak tanah dan bensin bisa kami bagikan ke warga walaupun sedikit,” pungkasnya.(red)






