PKK Maluku Utara Bersama Santri TPQ Al Iklas Bumikan Nilai Spiritual dan Kearifan Lokal di Kelurahan Sangaji

Kota Ternate174 Dilihat

TERNATE,HP – Lorong-lorong Kelurahan Sangaji Kota Ternate Provinsi Maluku Utara mendadak benderang oleh deretan api kecil yang dibawa oleh tangan-tangan mungil para santri TPQ Al-Ikhlas, Senin (16/03/2026).

Tradisi Ela-ela Kololi Gam kembali digelar, membawa pesan mendalam tentang pentingnya menjaga dan merawat identitas lokal di tengah-tengah pengaruh negatif dari modereniaasi.

Tradisi Ela-ela yang dilaksanakan oleh santriwan-santriwati sebenarnya berbeda dengan seremoni formal biasanya. Suasana di Kelurahan Sangaji saat ini, terasa lebih emosional.

Itu tergambar dari hadirnya anak-anak yang mengenakan pakaian muslim serba putih tampak sangat antusias masing-masing memegang obor bambu di tangan, longmasrs berkeliling kampung menyebarkan syiar kegembiraan dalam balutan tradisi Kololi Gam.

Ketua TP PKK Provinsi Maluku Utara, Hj. Rusni Sarbin, S.Ag., yang hadir di tengah masyarakat, melihat fenomena ini bukan sekadar perayaan tahunan semata. Baginya, setiap obor yang menyala di tangan santriwan-santriwati adalah simbol estafet yang sarat dengan pesan akan nilai-nilai keislaman dan adat tradisi.

“Kegiatan ini bukan hanya ritual pembakaran obor. Ini adalah simbol dari menamkan pendidikan karakter kepada generasi, ini seperti kita sedang menitipkan cahaya kepada generasi penerus agar hati dan pikiran mereka selalu terang dengan nilai-nilai Qurani,” ujar Hj. Rusni saat menyalakan obor induk, secara simbolis.

Harmoni Tradisi dan Kepedulian

Kemeriahan malam itu dibalut dengan nuansa seni yang kental. Penyambutan rombongan TP-PKK Provinsi Maluku Utara dengan Tarian Soya-Soya serta Tarian penutup Samrah oleh para santriwan-santriwati, menunjukkan bahwa TPQ Al-Ikhlas berhasil mengawinkan pendidikan agama dengan kelestarian seni daerah.

Makna Lailatul Qadar di Kelurahan Sangaji tidak berhenti pada meriahnya cahaya obor saja. Sisi kemanusiaan juga menjadi inti dari malam tersebut. Melalui sentuhan kasih dan berbagi, Ketua TP PKK Provinsi Maluku Utara juga menyerahkan santunan kepada para janda dan anak yatim sebagai wujud jalinan kebaikan dari moto “torang samua basudara’.

Disela-selah acara tersebut sebagai wujud Apresiasi Pemerintah, Ketua TP – PKK Provinsi Maluku Utara menyerahkan bantuan kepada TPQ Al-Ikhlas yang dianggap konsisten dalam pembinaan generasi Qurani di Kelurahan Sangaji.

“Sinergi dan rasa kebersamaan aktif oleh akar rumput dalam Giat ini, menjadi bukti kuatnya kolaborasi serta dukungan di tingkat bawah. Kehadiran Lurah Sangaji, Ketua RW 01, Bhabinkamtibmas, hingga tokoh Agama, tokoh adat dan masyarakat, menunjukkan bahwa solidaritas untuk mewujudkan kelurahan yang amanan dan nyamanan dalam beribadah serta berbudaya adalah menjadi visi prioritas bersama,”tuturnya.

Dikatakannya, Kelurahan Sangaji tidak hanya memperingati malam yang lebih baik dari seribu bulan, tetapi juga membuktikan bahwa tradisi Ela-ela tetap hidup, relevan, dan menjadi pemersatu bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Semoga momen ini dapat memupuk budaya cinta-kasih dengan selalu berbagi dan faduli kebaikan akan tetap menjadi primadona warga masayarakat,”tutupnya.(red)

banner 970x250 banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *