Tim SAR Temukan 2 WNA Korban Tewas Erupsi Gunung Dukono, Operasi Pencarian Ditutup

Halmahera Utara47 Dilihat

TOBELO–Tim SAR gabungan akhirnya menemukan dua warga negara asing (WNA) yang menjadi korban erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara. Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi pencarian resmi dihentikan.

Dua korban ditemukan pada Minggu (10/5/2026), hari ketiga operasi pencarian yang melibatkan 98 personel gabungan dari Basarnas, BPBD Halmahera Utara, TNI, Polairud, Brimob, PMI, ERT Gosowong, hingga masyarakat setempat.

Kedua korban WNA yang ditemukan meninggal dunia masing-masing berinisial H.W.Q.T. (30) dan S.M.B.A.H. (27). Sementara satu korban WNI berinisial E sebelumnya telah ditemukan meninggal dunia pada Sabtu (9/5/2026).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjelaskan pencarian hari ketiga dilakukan lebih terarah setelah tim SAR sebelumnya menandai titik dugaan lokasi korban menggunakan koordinat GPS.

Proses evakuasi disebut berjalan cukup sulit lantaran korban tertimbun material vulkanik dengan ketebalan cukup dalam. Selain itu, aktivitas erupsi Gunung Dukono masih fluktuatif sehingga petugas harus bekerja ekstra hati-hati demi keselamatan tim di lapangan.

Setelah berhasil dievakuasi, seluruh korban dibawa ke pos penanganan darurat erupsi Gunung Dukono sebelum dirujuk ke RSUD Tobelo untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Selain tiga korban meninggal dunia, sebanyak 15 pendaki lainnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, terdiri dari tujuh WNA asal Singapura dan delapan WNI.

“Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR erupsi Gunung Dukono secara resmi dinyatakan ditutup,” tulis BNPB dalam keterangannya, Minggu (10/5/2026).

Pemerintah sebelumnya telah menutup aktivitas pendakian Gunung Dukono sejak 17 April 2026. Penutupan tersebut kembali ditegaskan melalui keputusan Bupati Halmahera Utara pada Jumat (8/5/2026) terkait penutupan permanen jalur pendakian gunung api tersebut.

Masyarakat maupun wisatawan juga dilarang memasuki kawasan rawan bencana dalam radius empat kilometer dari kawah sesuai rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

BNPB mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk mematuhi seluruh rekomendasi keselamatan serta tidak beraktivitas di zona berbahaya guna menghindari risiko bencana.

banner 970x250 banner 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *