TOBELO,HP- Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) akibat kemarau panjang di Halmahera Utara, masyarakat di Kecamatan Loloda Kepulauan diminta waspada. Situasi ini memicu dampak buruk langsung pada lingkungan, kesehatan, hingga perekonomian lokal.
Pantauan halmaherapress.com sekitar pukul 11.30 WIT, Minggu (11/10/2026) hari ini, kabut asap akibat Karhutla saat ini sudah meluas ke 10 desa di Kecamatan Loloda Kepulauan.
Kondisi tersebut, sangat menjadi perhatian masyarakat seperti petani dan nelayan, karena aktivitas mereka terganggu akibat kabut asap.
Salah satu warga Desa Dagasuli Idrus mengatakan, saat ini Loloda Kepulauan dikepung kabut asap akibat karhutla.
Menurutnya, kabut asap akibat Karhutla dari daratan Pulau Halmahera meluas hingga ke Loloda Kepulauan.
“Kondisi ini memerlukan perhatian serius dari seluruh lapisan masyarakat dan pihak berwenang,”pungkasnya.(red)






